Dalam perubahan strategi yang signifikan, Meta bersiap untuk mengubah pendekatannya terhadap pasar perangkat keras realitas virtual. Menurut komunikasi internal, perusahaan berencana untuk menaikkan harga headset VR-nya dan memperpanjang siklus hidup produknya, menjauh dari pembaruan perangkat keras yang cepat dan sering. Pergeseran ini bertujuan untuk membangun model bisnis yang lebih berkelanjutan untuk divisi Reality Labs-nya, yang secara historis beroperasi dengan kerugian yang signifikan. Berita ini menyusul laporan terbaru tentang pemotongan anggaran besar-besaran di dalam unit perangkat keras, menandakan periode penyesuaian kembali untuk visi metaverse Meta yang ambisius.
Memo Internal Gariskan Arah Baru "Premium" untuk Perangkat Keras VR
Perubahan strategis ini dikomunikasikan kepada karyawan dalam memo dari pemimpin metaverse Meta, Gabriel Aul dan Ryan Cairns. Mereka menyatakan bahwa perusahaan harus "melakukan pergeseran" untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang. Komponen inti dari arah baru ini melibatkan penempatan ulang perangkat VR Meta sebagai produk yang lebih premium. Memo tersebut secara eksplisit mencatat bahwa "harga perangkat kami akan lebih tinggi di masa depan." Langkah ini dibingkai sebagai langkah yang diperlukan untuk membangun "fondasi bisnis yang lebih sehat," yang akan memungkinkan perusahaan beroperasi tanpa "kecemasan eksistensial" atas keberhasilan atau kegagalan peluncuran satu perangkat pun.
Harga Meta Quest yang Dilaporkan Saat Ini (per Desember 2025):
- Meta Quest 3 (Flagship): USD 499.99
- Model Entry-level: USD 299.99
Siklus Perangkat Keras yang Lebih Lambat dan Fokus pada Pengalaman Perangkat Lunak
Menyertai rencana kenaikan harga adalah perlambatan yang disengaja dalam kecepatan rilis perangkat keras baru. Pimpinan perusahaan menunjukkan bahwa "di masa depan, kami akan meluncurkan perangkat keras baru dengan kecepatan yang lebih lambat." Alih-alih fokus tanpa henti pada perangkat keras generasi berikutnya, Meta berencana untuk menggandakan upaya meningkatkan ekosistem perangkat lunak. Memo tersebut menyerukan untuk memberikan "pengalaman perangkat lunak berkualitas tinggi" yang sesuai dengan "keunggulan" perangkat kerasnya. Hal ini mengisyaratkan masa depan di mana platform VR Meta, yang sudah menjadi rumah bagi banyak sekali game dan aplikasi, akan menerima investasi lebih besar untuk meningkatkan stabilitas, fitur, dan keterlibatan pengguna selama masa pakai perangkat yang lebih lama.
Poin-Poin Kunci dari Pergeseran Strategi Internal Meta:
- Harga: Beralih ke harga masa depan yang "lebih high-end" untuk headset VR.
- Siklus Perangkat Keras: Laju peluncuran perangkat keras baru yang lebih lambat.
- Area Fokus: Peningkatan investasi dalam pengalaman perangkat lunak berkualitas tinggi.
- Tujuan Bisnis: Membangun fondasi bisnis yang "lebih sehat" dan berkelanjutan.
- Konteks: Menyusul laporan tentang rencana pemotongan anggaran divisi perangkat keras Reality Labs sebesar ~30%.
Harga Saat Ini dan Konteks Pemotongan Anggaran Terbaru
Pengumuman ini muncul saat headset andalan Meta saat ini, Quest 3, dijual seharga 499,99 dolar AS, dengan model tingkat pemula tersedia seharga 299,99 dolar AS. Strategi penetapan harga baru kemungkinan akan melihat angka-angka ini naik. Penempatan ulang ini terjadi di tengah tekanan keuangan di dalam Reality Labs. Laporan sebelumnya dari Bloomberg menunjukkan bahwa Meta berencana memotong anggaran hingga 30% untuk divisi perangkat keras. Memo internal tersebut berusaha meyakinkan tim, menekankan bahwa perusahaan tetap "berkomitmen pada VR," tetapi kombinasi kenaikan harga, siklus yang lebih lambat, dan pengurangan anggaran menggambarkan gambaran yang jelas tentang divisi yang beralih dari model pertumbuhan dengan segala biaya menjadi model yang mengutamakan profitabilitas dan pengembangan yang terukur dan berkelanjutan.
