Menjelang akhir tahun 2025, rumor seputar smartphone flagship tahun 2026 sudah mulai ramai. Ponsel andalan imaging berikutnya dari Vivo, X300 Ultra, menjadi pusat perhatian dari gelombang rumor dini ini. Serangkaian bocoran dari sumber terpercaya telah melukiskan gambaran detail tentang apa yang bisa diharapkan dari perangkat ini, yang mengisyaratkan peningkatan signifikan pada teknologi layar, baterai, dan kamera, diiringi pergeseran strategis penting menuju ketersediaan global.
Bocoran terbaru ungkap perubahan kunci pada layar dan desain
Informasi paling baru, yang dibagikan oleh tipster ternama Digital Chat Station, berfokus pada panel depan dan bodi ponsel. Vivo X300 Ultra dikabarkan akan menampilkan layar datar berukuran cukup besar 6,82 inci dari pemasok BOE. Panel ini diklaim memiliki resolusi 2K dan menggunakan backplane LTPO, yang memungkinkan penyesuaian refresh rate secara dinamis untuk menyeimbangkan visual yang halus dengan efisiensi daya. Desainnya digambarkan memiliki tampilan "bezelsempit di keempat sisi", memaksimalkan area layar. Dalam perubahan yang cukup mencolok dari pendahulunya, unit rekayasa dikabarkan telah menghilangkan tombol rana kamera khusus, yang dijuluki "Action button", yang ditemukan pada X200 Ultra. Tipster tersebut menyarankan bahwa ini adalah keputusan praktis untuk merebut kembali ruang internal bagi komponen lain, karena utilitas tombol tersebut dalam penggunaan sehari-hari dinilai terbatas.
Spesifikasi Vivo X300 Ultra yang Beredar (Berdasarkan Bocoran)
| Fitur | Spesifikasi yang Beredar |
|---|---|
| Layar | Panel BOE LTPO datar 6,82 inci, resolusi ~2K |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 |
| Kamera Belakang | Utama: 200MP Sony LYT-901 (Continuous Optical Zoom) Sekunder: Sensor 200MP <br |
| Baterai | Kapasitas 7.000mAh+ |
| Perangkat Lunak | OriginOS 6 (berbasis Android 16) |
| Fitur Lainnya | Sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar, bingkai logam datar |
| Perubahan Desain Utama | Penghapusan tombol "Action" kamera khusus |
| Jadwal Peluncuran | Tiongkok: ~Maret 2026 |
| Ketersediaan Global | Diharapkan (Model V2562 telah lolos sertifikasi EEC) |
Di balik layar: Pusat performa dan ketahanan
Di balik permukaannya, X300 Ultra terbentuk menjadi sebuah "monster". Hampir dapat dipastikan perangkat ini akan ditenagai oleh chipset top-tier Qualcomm, Snapdragon 8 Elite Gen 5, memastikannya menjadi salah satu perangkat Android paling kuat saat rilis. Mungkin yang lebih mengesankan lagi adalah kapasitas baterai yang dikabarkan. Bocoran mengarah pada baterai raksasa berkapasitas 7.000mAh, sebuah lompatan signifikan yang dapat diterjemahkan menjadi daya tahan baterai yang luar biasa, faktor kritis bagi pengguna berat dan pembuat konten. Ponsel ini juga diharapkan memiliki pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk membuka kunci yang aman dan cepat, serta akan berjalan di OriginOS 6 yang berbasis Android 16 mendatang.
Sistem kamera siap untuk lompatan besar
Nama "Ultra" dalam jajaran Vivo selalu identik dengan inovasi kamera, dan X300 Ultra tampaknya akan melanjutkan tradisi ini dengan ambisius. Bocoran terbaru mengisyaratkan susunan kamera triple yang canggih di bagian belakang. Sensor utama dikabarkan adalah Sony LYT-901 yang baru diluncurkan, sebuah sensor berdaya 200 megapiksel. Sensor ini dikabarkan akan mendukung zoom optik kontinu di berbagai panjang fokus, sebuah fitur yang bisa menawarkan lebih banyak fleksibilitas dibandingkan lensa zoom dengan langkah tetap. Ini akan dilengkapi oleh sensor kedua beresolusi 200 megapiksel dan kamera ultra-wide-angle 50 megapiksel, dengan sensor telefoto dan ultra-wide diduga kuat masing-masing adalah Sony LYT-828 dan Samsung HPB. Modul kamera bundar besar dari X200 Ultra dipertahankan, meski tata letak internalnya mungkin telah disesuaikan.
Pergeseran strategis menuju peluncuran global
Salah satu rumor paling signifikan seputar X300 Ultra bukanlah tentang spesifikasinya, melainkan strategi pasarnya. Vivo X200 Ultra diluncurkan secara eksklusif di Tiongkok, yang sangat mengecewakan para penggemar fotografi internasional. Kali ini, bukti menunjukkan adanya perubahan pendekatan. Varian global dari X300 Ultra, yang diidentifikasi dengan nomor model V2562, dilaporkan telah lolos sertifikasi EEC di Eropa, sebuah indikator kuat akan segera dirilis secara internasional. Ponsel ini diharapkan debut di pasar domestiknya, Tiongkok, sekitar Maret 2026, dengan peluncuran global kemungkinan akan menyusul. Langkah ini dapat memposisikan Vivo lebih langsung bersaing dengan pemain global mapan di segmen smartphone premium.
Arti bocoran ini bagi lanskap pasar flagship
Profil yang muncul dari Vivo X300 Ultra mengarah pada perangkat yang dirancang untuk bersaing di level tertinggi. Dengan menggabungkan prosesor top-tier, baterai berkapasitas sangat besar, dan sistem kamera yang berpotensi revolusioner, Vivo menangani poin-poin kritis bagi pengguna flagship: performa, kekhawatiran baterai, dan fleksibilitas fotografi. Penghapusan tombol Action yang dianggap gimmicky demi ruang internal yang lebih praktis mencerminkan fokus pada fungsionalitas inti. Jika peluncuran global benar-benar terwujud, ini akan menjadi langkah penting bagi Vivo, membawa teknologi kamera paling canggihnya ke audiens yang lebih luas dan mengintensifkan persaingan di pasar premium global. Meski detail ini masih belum dikonfirmasi hingga pengumuman resmi, mereka menetapkan ekspektasi tinggi untuk kontender flagship Vivo di tahun 2026.
