Di pasar yang jenuh dengan smartwatch berfitur lengkap yang juga berfungsi sebagai pelacak kebugaran, Pebble mengambil langkah berani dengan mengumumkan Pebble Round 2. Diluncurkan pada 2 Januari 2026, perangkat ini menghidupkan kembali desain bundar yang dicintai dari Pebble Time Round 2015, tetapi dengan keputusan sadar untuk tidak menyertakan monitor detak jantung yang sudah umum. Sebaliknya, fokusnya adalah pada fungsionalitas inti smartwatch, daya tahan baterai yang luar biasa, dan profil yang sangat tipis, menantang anggapan bahwa wearable modern harus bisa melakukan segalanya.
Interpretasi Modern atas Desain Klasik yang Kultus
Pebble Round 2 adalah penerus spiritual langsung dari Pebble Time Round 2015, sebuah jam tangan yang dikagumi para penggemar karena tampilannya yang elegan dan terinspirasi dari jam analog. Pebble telah menangani kritik paling signifikan dari model asli tersebut. Peningkatan yang paling terlihat adalah pada layarnya. Round 2 menampilkan layar e-paper warna 1,3 inci yang lebih besar dengan resolusi 260 x 260 piksel, yang hampir dua kali lebih tajam dari pendahulunya. Yang terpenting, bezel besar dan mengganggu yang mengelilingi layar lama telah dikurangi secara dramatis. Perubahan ini memaksimalkan area yang dapat dilihat, membuat notifikasi dan tampilan jam jauh lebih mudah dibaca dan menyenangkan secara estetika. Jam tangan ini mempertahankan ketipisannya yang khas, hanya 8,1mm, dibungkus dalam casing stainless steel yang tersedia dalam warna hitam matte, silver brushed, atau rose gold poles.
Spesifikasi Kunci Pebble Round 2:
- Layar: E-paper warna 1,3 inci, resolusi 260 x 260
- Desain: Casing baja tahan karat, diameter 42mm, ketebalan 8,1mm
- Warna: Matte Black (hanya lug 20mm), Brushed Silver (lug 20mm atau 14mm), Polished Rose Gold (hanya lug 14mm)
- Sensor: Akselerometer, Magnetometer (Kompas), Dua Mikrofon
- Pelacak Kesehatan: Langkah dan Tidur (Tidak ada sensor detak jantung)
- Masa Pakai Baterai: 10-14 hari
- Konektivitas: Bluetooth, Bekerja dengan iOS & Android
- Ketahanan Air: 30 meter
- Harga: USD 199
- Ketersediaan: Pre-order sekarang, pengiriman mulai Mei 2026
Penghilangan Strategis untuk Pengalaman yang Terfokus
Mungkin aspek yang paling banyak dibicarakan dari Pebble Round 2 adalah apa yang tidak dimilikinya: sensor detak jantung dan speaker. Di bawah kepemimpinan pendiri Eric Migicovsky, Pebble dengan sengaja memposisikan jam tangan ini di luar arena yang berfokus pada kebugaran. Ia melacak langkah dan tidur menggunakan akselerometer dan magnetometer tetapi tidak akan memantau detak jantung atau variabilitas detak jantung. Filosofi desain ini, yang digambarkan oleh Migicovsky sebagai "keterbatasan membuat sesuatu menjadi lebih baik," memungkinkan jam tangan mencapai faktor bentuk yang ramping dan daya tahan baterai yang lebih lama. Perusahaan menawarkan Pebble Time 2 yang lebih lengkap fiturnya bagi pengguna yang menginginkan sensor kesehatan tersebut, menciptakan diferensiasi produk yang jelas berdasarkan preferensi pengguna daripada pendekatan satu-untuk-semua.
Daya Tahan Baterai yang Mengesankan dan Fitur Cerdas Inti
Hasil dari spesifikasi yang terfokus ini adalah daya tahan baterai yang luar biasa. Pebble memperkirakan Round 2 akan bertahan antara 10 hingga 14 hari dengan sekali pengisian daya, sebuah lompatan besar dari masa pakai dua hari milik Time Round asli. Ini dicapai melalui layar e-paper yang hemat daya, tidak adanya sensor yang boros daya, dan teknologi Bluetooth modern yang efisien. Di sisi konektivitas, jam tangan ini menyertakan dual mikrofon untuk dikte suara dan kueri asisten AI, menyelaraskannya dengan tren input suara pada wearable yang semakin berkembang. Ia berjalan di PebbleOS sumber terbuka dan terhubung ke smartphone iOS dan Android melalui aplikasi Pebble, meskipun fungsionalitas balas pesan penuh saat ini terbatas pada Android.
Harga, Ketersediaan, dan Posisi Pasar
Pebble Round 2 dibanderol dengan harga 199 dolar AS dan tersedia untuk pre-order segera, dengan pengiriman dijadwalkan mulai Mei 2026. Sebagai perbandingan, saudaranya, Pebble Time 2 dengan monitor detak jantung dan speaker, berharga 225 dolar AS. Pebble juga menyatakan bahwa pelanggan yang telah memesan Time 2 lebih awal dapat mengganti pesanan mereka ke Round 2 dan menerima kredit untuk selisih harganya. Dengan meluncurkan di CES 2026, Pebble menandakan kembalinya mereka ke liga utama elektronik konsumen. Round 2 memasuki pasar yang ramai bukan dengan bersaing pada spesifikasi, tetapi dengan menawarkan produk yang berbeda dan berpendirian bagi pengguna yang mengutamakan gaya, daya tahan baterai, dan notifikasi inti daripada metrik kesehatan yang komprehensif.
Perbandingan dengan Pendahulu dan Alternatif Utama:
| Fitur | Pebble Round 2 (2026) | Pebble Time Round (2015) | Pebble Time 2 (2025) |
|---|---|---|---|
| Ukuran/Resolusi Layar | 1.3", 260x260 | 1.0", ~180x180 | 1.5", 300x300 (Persegi Panjang) |
| Sensor Utama | Akselerometer, Mikrofon | Akselerometer, Mikrofon | Akselerometer, Detak Jantung, Mikrofon, Speaker |
| Masa Pakai Baterai | 10-14 hari | ~2 hari | ~30 hari |
| Ketebalan | 8.1mm | 7.5mm | 12.5mm |
| Harga | USD 199 | USD 249 (Peluncuran) | USD 225 |
Kesimpulan: Langkah Niche di Pasar yang Menyatu
Pebble Round 2 adalah narasi tandingan yang menarik di industri smartwatch. Sementara raksasa seperti Apple, Samsung, dan Garmin terus memadukan fitur cerdas dengan pelacakan kesehatan dan kebugaran tingkat lanjut, Pebble bertaruh bahwa segmen pengguna sudah lelah dengan kompleksitas dan kompromi yang sering dibawa oleh konvergensi tersebut. Ini adalah jam tangan yang dibangun untuk mereka yang menginginkan penunjuk waktu yang halus, selalu terbaca, yang menangani notifikasi dengan andal selama hampir dua minggu tanpa perlu pengisi daya. Apakah strategi niche ini dapat menemukan kesuksesan yang berkelanjutan masih harus dilihat, tetapi keberadaan Pebble Round 2 sendiri adalah pengingat yang menyegarkan bahwa dalam teknologi, terkadang lebih sedikit justru bisa lebih baik.
