Di era di mana ponsel pintar sering dikritik karena mengisolasi kita, pembaruan perangkat lunak mendatang dari Samsung sedang menguji fitur yang dirancang untuk melakukan hal sebaliknya. Beta One UI 8.5, yang saat ini tersedia untuk pengguna seri Galaxy S25, menyertakan perintah yang baru dan cerdas secara emosional yang mendorong pengguna untuk terhubung kembali dengan anggota keluarga yang sudah lama tidak dihubungi. Langkah ini mewakili pergeseran yang halus namun signifikan dari pembaruan yang murni fungsional ke perangkat lunak yang mempertimbangkan kesejahteraan sosial pengguna.
Dorongan dari Ponsel Anda untuk Menelepon Rumah
Fitur ini muncul sebagai kartu notifikasi dalam antarmuka Now Brief atau Now Bar Samsung. Ia tidak hanya menawarkan pengingat generik; ia mempersonalisasi perintah dengan menampilkan kartu kontak spesifik—seperti "Ibu" atau "Ayah"—bersamaan dengan penghitung yang menunjukkan jumlah hari persis sejak komunikasi terakhir Anda. Pesan, "Sapa keluargamu," adalah dorongan yang lembut, meski agak menimbulkan rasa bersalah, untuk mengangkat telepon. Pengguna memiliki opsi untuk segera menindaklanjuti pengingat tersebut atau menutupnya dengan tombol "Nanti saja", memastikan fitur ini membantu dan tidak mengganggu.
Fitur Utama di One UI 8.5 Beta:
- Fitur: Pengingat kontak "Sapa keluargamu".
- Lokasi: Muncul di Now Brief dan Now Bar.
- Fungsi: Menampilkan kartu kontak dan penghitung yang menunjukkan hari sejak kontak terakhir.
- Aksi Pengguna: Opsi untuk menelepon kontak langsung atau menutup dengan "Nanti saja."
- Ketersediaan: Saat ini dalam beta untuk seri Galaxy S25.
Mekanisme di Balik Kecerdasan Emosional
Meskipun algoritma pastinya belum diungkapkan oleh Samsung, fungsionalitasnya kemungkinan bergantung pada kombinasi data pengguna. Ia mungkin memindai kontak Anda untuk label seperti "Ibu", "Ayah", atau anggota grup keluarga Samsung yang ditentukan, lalu mencocokkannya dengan riwayat panggilan dan pesan Anda. Sistem menghitung waktu yang telah berlalu dan memicu notifikasi ketika ambang batas yang telah ditentukan—tampaknya sekitar tiga hingga empat minggu—terlampaui. Pendekatan ini menggunakan AI dasar dan analisis data untuk menciptakan utilitas yang mengejutkan berpusat pada manusia.
Bagian dari Set Fitur One UI 8.5 yang Lebih Luas
Pengingat yang berfokus pada keluarga ini hanyalah satu komponen dari pembaruan komprehensif One UI 8.5. Perangkat lunak beta juga memperkenalkan peningkatan lain yang diminta pengguna, seperti indikator status senter (flashlight) di Now Bar, tombol baru untuk memblokir aplikasi yang dikenal sering menayangkan iklan berlebihan, dan peningkatan fungsionalitas penghemat daya untuk manajemen baterai yang lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa Samsung menyeimbangkan penambahan inovatif yang meningkatkan kualitas hidup seperti pengingat kontak dengan alat praktis yang meningkatkan kegunaan perangkat sehari-hari.
Fitur Lain yang Patut Dicatat dalam One UI 8.5 Beta: Indikator status senter (flashlight) di Now Bar. Tombol untuk memblokir aplikasi dengan iklan berlebihan.
- Peningkatan fungsionalitas penghemat daya.
Menyeimbangkan Kebermanfaatan dengan Kekhawatiran Privasi
Diperkenalkannya fitur yang begitu pribadi ini tak terhindarkan menimbulkan pertanyaan tentang penggunaan data dan privasi. Samsung perlu transparan tentang bagaimana ia mengidentifikasi "keluarga" dan memproses riwayat komunikasi. Implementasi beta saat ini, yang memungkinkan penutupan dengan mudah, adalah awal yang baik. Untuk rilis final, memberikan pengguna kontrol untuk memilih keluar dengan jelas atau kemampuan untuk secara manual memilih kontak mana yang memenuhi syarat untuk pengingat akan sangat penting untuk menjaga kepercayaan dan memastikan fitur ini dipersepsikan sebagai asisten yang penuh pertimbangan, bukan pengawas yang terlalu mengatur.
Langkah Bermakna dalam Desain Perangkat Lunak
Pada akhirnya, fitur ini menyoroti tren yang berkembang di dunia teknologi: merancang perangkat lunak yang mengakui konteks manusia dari penggunaan perangkat. Bagi individu yang tinggal jauh dari keluarga atau dengan jadwal yang padat, pengingat seperti itu bisa sangat berarti. Ia membingkai ulang ponsel pintar bukan hanya sebagai alat untuk bekerja dan hiburan, tetapi sebagai perangkat yang memenuhi tujuannya yang asli—membantu kita tetap terhubung. Jika fitur ini berhasil sampai ke rilis final, dorongan kecil ini bisa menjadi sentuhan manusiawi yang paling banyak dibicarakan dalam sejarah perangkat lunak Samsung.
