Google Chrome untuk Android Dapatkan Bilah Bookmark Gaya Desktop di Tablet

Tim Editorial BigGo
Google Chrome untuk Android Dapatkan Bilah Bookmark Gaya Desktop di Tablet

Google secara diam-diam meluncurkan peningkatan kualitas hidup yang signifikan bagi pengguna Chrome di Android, membawa fitur desktop yang familiar ke peramban seluler. Pembaruan ini menjanjikan penyederhanaan navigasi dan membuat akses ke situs web yang disimpan menjadi lebih cepat dari sebelumnya, meskipun dengan batasan perangkat keras yang patut diperhatikan.

Selama bertahun-tahun, pengalaman menjelajah Chrome sebagian besar konsisten di berbagai platform, dengan beberapa perbedaan utama. Salah satu perbedaan yang paling terlihat adalah tidak adanya bilah bookmark persisten di aplikasi seluler—fitur utama versi desktop yang memungkinkan akses satu klik ke situs favorit. Sementara pengguna Android dapat menyimpan bookmark, mengambilnya kembali memerlukan navigasi melalui menu. Perubahan baru, yang pertama kali ditemukan oleh pengguna pada awal Januari 2026, mulai menjembatani kesenjangan itu, menawarkan cara yang lebih mulus dan efisien untuk mengelola halaman web andalan Anda langsung dari antarmuka utama peramban.

Bilah Bookmark Baru Tiba di Android

Inti dari pembaruan ini adalah tombol toggle baru dalam pengaturan Chrome untuk Android. Saat diaktifkan, ia menampilkan bilah bookmark khusus tepat di bawah bilah alamat peramban, atau omnibox. Penempatan ini identik dengan rekan desktopnya, menciptakan pengalaman yang seragam bagi pengguna yang berpindah antar perangkat. Sebelumnya, mengakses bookmark di Android mengharuskan mengetuk ikon menu tiga titik, memilih "Bookmark", dan kemudian memilih antara "Bookmark seluler" dan "Bilah bookmark". Fitur baru ini menghilangkan langkah-langkah tambahan tersebut, menempatkan tautan yang paling sering dikunjungi atau penting langsung di ujung jari Anda dengan sekali ketuk. Ini adalah peningkatan substansial untuk produktivitas, terutama bagi pengguna yang mengandalkan serangkaian situs web tertentu untuk pekerjaan, penelitian, atau rutinitas sehari-hari.

Perbandingan Fitur: Akses Bookmark Chrome

Platform Metode Sebelumnya Metode Baru (Tablet)
Desktop Chrome Bilah selalu terlihat di bawah bilah alamat. Tidak berubah.
Android Chrome (Ponsel) Menu (3 titik) → Bookmarks → Pilih folder. Tidak berubah.
Android Chrome (Tablet) Menu (3 titik) → Bookmarks → Pilih folder. Bilah persisten di bawah bilah alamat (Toggle di Pengaturan).

Fitur yang Direservasi untuk Layar Lebar

Namun, tambahan yang disambut baik ini datang dengan peringatan yang signifikan. Menurut laporan dan pengamatan pengguna, pengaturan "Tampilkan bilah bookmark" baru saat ini hanya muncul untuk pengguna di perangkat dengan layar yang lebih lebar. Ini terutama mencakup tablet dan ponsel lipat berlayar besar. Alasannya kemungkinan terkait dengan ruang layar; pada tampilan ponsel cerdas standar, bilah permanen di bagian atas peramban dapat mengurangi ruang konten yang berharga. Di kanvas yang lebih besar tablet, pertukaran ini lebih dapat diterima, memberikan akses cepat tanpa terlalu mengorbankan area pandang. Peluncuran strategis ini menunjukkan Google memprioritaskan kegunaan pada perangkat di mana pengalaman seperti desktop paling bermanfaat dan paling tidak mengganggu.

Keterbatasan Utama: Fitur baru bilah penanda saat ini hanya tersedia di perangkat Android layar lebar, seperti tablet dan perangkat lipat. Fitur ini tidak tersedia untuk layar smartphone standar.

Menyederhanakan Alur Kerja Penjelajahan Seluler

Pengenalan bilah bookmark mewakili lebih dari sekadar perubahan kosmetik—ini adalah pergeseran menuju pengoptimalan alur kerja seluler. Dengan mengurangi jumlah ketukan yang diperlukan untuk membuka situs yang dibookmark, Google menangani titik gesekan kecil namun sering dalam pengalaman penjelajahan seluler. Bagi pengguna tingkat lanjut, peneliti, atau siapa pun yang banyak membuat bookmark, ini dapat menghemat waktu dan usaha yang cukup berarti sepanjang hari. Ini juga lebih menyelaraskan fungsionalitas aplikasi seluler dengan harapan pengguna yang ditetapkan oleh versi desktop, mengurangi beban kognitif saat beralih di antara versi peramban yang sama.

Masa Depan untuk Pengguna Ponsel Cerdas

Untuk saat ini, pemilik ponsel cerdas Android standar harus terus menggunakan metode berbasis menu tradisional untuk mengakses bookmark mereka. Tidak ada indikasi dari Google jika atau kapan fitur ini mungkin merembet ke perangkat berlayar lebih kecil. Perusahaan mungkin menggunakan basis pengguna tablet sebagai tempat uji coba untuk mengumpulkan data tentang keterlibatan dan kegunaan sebelum mempertimbangkan rilis yang lebih luas. Sementara itu, pembaruan ini jelas merupakan kemenangan bagi pengguna tablet, menandai langkah lain dalam konvergensi bertahap fitur penjelajahan desktop dan seluler di dalam Chrome. Per awal Januari 2026, fitur ini tampaknya berada dalam peluncuran terbatas, jadi mungkin tidak semua pengguna tablet melihatnya segera, tetapi ini menandakan komitmen berkelanjutan Google untuk menyempurnakan pengalaman Chrome di semua faktor bentuk.