Laptop layar ganda sejak lama menjanjikan revolusi dalam produktivitas mobile, namun sering kali tersandung pada eksekusi praktisnya. Di CES 2026, Asus mengambil langkah lain yang lebih halus terhadap konsep ini dengan Zenbook Duo yang didesain ulang secara komprehensif. Ini bukan sekadar peningkatan spesifikasi; ini adalah pembaruan yang dipikirkan matang-matang untuk menargetkan titik-titik masalah yang selama ini menghambat adopsi yang lebih luas, mulai dari perangkat keras yang kikuk hingga komponen yang boros daya. Kami menyelami detail iterasi baru ini, meneliti apakah akhirnya ia memenuhi janji layar ganda yang mulus dan bertenaga.
Desain Hinge yang Jauh Lebih Baik dan Tanpa Celah
Peningkatan paling signifikan secara visual dan fungsional pada Zenbook Duo 2026 adalah mekanisme hinge barunya. Model-model sebelumnya dikritik karena celah dan bezel yang mencolok di antara kedua layar, yang dapat mengganggu alur kerja dan kontinuitas visual. Asus mengklaim bahwa "hideaway hinge" baru ini mengurangi celah tersebut secara dramatis sebesar 70%, dari 26mm menjadi hanya 8.3mm. Dalam praktiknya, ini menciptakan area pandang yang jauh lebih kohesif, membuat multitasking di dua panel OLED 14 inci terasa lebih alami dan tidak seperti menggunakan dua perangkat berbeda yang disatukan. Laporan hands-on awal mengonfirmasi bahwa ini adalah perbedaan yang sangat mencolok, berkontribusi pada konstruksi yang lebih kokoh yang meminimalkan goyangan dalam berbagai mode penggunaan, akhirnya mengatasi keluhan ergonomis yang mendasar.
Spesifikasi Kunci & Peningkatan (2026 vs. Generasi Sebelumnya)
| Fitur | Asus Zenbook Duo (2026) | Generasi Sebelumnya | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Prosesor | Intel Core Ultra Series 3 (Panther Lake), hingga Core Ultra X9 | Intel Core Ultra Series 2 (Lunar Lake/Meteor Lake) | Arsitektur baru |
| Celah Layar | 8.3mm | 26mm | Pengurangan 70% |
| Baterai | 99Wh | 75Wh | Peningkatan 32% |
| Klaim Pemutaran Video | Hingga 18 jam | Tidak ditentukan (lebih rendah) | Peningkatan signifikan |
| Material Badan | Paduan Mg-Al daur ulang pasca-industri 90% | Paduan standar | Keberlanjutan yang ditingkatkan |
| Lampiran Keyboard | Pogo pin magnetik | Pogo pin standar | Lebih mulus |
| Finishing | Ceraluminum | Aluminium standar | Tekstur premium |
| Peluncuran | Q1 2026 | 2025 | Iterasi berikutnya |
Kinerja dan Efisiensi dengan Intel Panther Lake
Di balik tampangnya, Zenbook Duo baru ini termasuk di antara laptop pertama yang dijadwalkan menampilkan prosesor Intel Core Ultra Seri 3 generasi berikutnya, dengan kode nama Panther Lake. Ini merupakan lompatan besar, terutama untuk faktor bentuk yang secara historis ditantang oleh daya tahan baterai. Konfigurasi tingkat atas akan menampilkan chip Intel Core Ultra X9, yang menjanjikan kinerja multi-core hingga 50% lebih tinggi sambil mengonsumsi daya 40% lebih sedikit daripada pendahulunya. Untuk laptop layar ganda OLED, peningkatan efisiensi ini sangat kritis. Ini secara langsung menangani kekhawatiran konsumsi daya yang telah menghantui model-model sebelumnya, berpotensi mengubah Duo dari barang baru yang terikat di meja menjadi workstation portabel yang sungguhan.
Peningkatan Signifikan pada Baterai dan Kualitas Build
Melengkapi chipset baru yang efisien adalah baterai 99Wh yang jauh lebih besar, peningkatan signifikan dari sel 75Wh pada generasi sebelumnya. Asus memasangkannya dengan distribusi berat yang cerdik, membagi kapasitas baterai di antara dua bagian layar untuk meningkatkan keseimbangan baik saat dipegang seperti buku maupun digunakan di atas meja. Perusahaan dengan berani mengklaim hingga 18 jam pemutaran video, angka yang, jika terwujud, akan menjadi pengubah permainan untuk penggunaan sepanjang hari. Chassis-nya sendiri juga mengalami perbaikan, kini menampilkan konstruksi paduan magnesium-aluminium daur ulang pasca-industri 90% untuk keberlanjutan dan ketahanan gores yang lebih baik, bersama dengan finishing Ceraluminum yang terasa premium.
Pengalaman Pengguna yang Dihaluskan dan Lampiran Magnetik
Asus juga berfokus pada penyempurnaan detail-detail kecil yang berdampak pada penggunaan sehari-hari. Pin pogo yang digunakan untuk menghubungkan dek keyboard dan trackpad yang dapat dilepas kini bersifat magnetik. Pin-pin tersebut masuk ke dalam chassis saat keyboard dilepas dan muncul dengan mulus saat dipasang kembali, membuat transisi antara mode laptop dan tablet menjadi lebih intuitif dan tidak ribet. Footprint perangkat secara keseluruhan sedikit lebih kecil dari sebelumnya, dan kickstand telah diperkuat untuk menahan tekanan yang signifikan, meningkatkan daya tahan. Penyempurnaan kumulatif ini menunjukkan produk yang matang dari prototipe yang menarik menjadi perangkat yang dipoles dan berpusat pada pengguna.
Posisi dan Verdict Akhir
Sementara harga akhir untuk Zenbook Duo (2026) belum dikonfirmasi, peluncurannya yang dijadwalkan untuk Q1 2026 memposisikannya sebagai showcase andalan dari rekayasa Asus dan arsitektur baru Intel. Dengan langsung menangani kritik utama terhadap laptop layar ganda masa lalu—celah hinge yang mengganggu, daya tahan baterai yang buruk, dan goyangan chassis—Asus telah membangun kasus yang menarik. Integrasi keuntungan kinerja-per-watt Panther Lake dengan baterai yang jauh lebih besar akhirnya dapat memecahkan persamaan portabilitas. Redesain ini menggerakkan Zenbook Duo melampaui gadget niche dan langsung menjadi pesaing sebagai alat produktivitas serius bagi profesional dan pengguna berat yang mendambakan ruang layar yang luas tanpa mengorbankan fundamental laptop yang hebat.
