Pada CES 2026, Razer telah mengambil langkah signifikan melampaui ranah periferal gaming, menghadirkan konsep futuristik Project AVA ke dalam kehidupan sebagai perangkat desktop yang nyata. Pertama kali diumumkan sebagai konsep "pendamping AI untuk gaming" setahun sebelumnya, Project AVA telah berevolusi menjadi produk fisik yang dirancang untuk menjadi mitra AI 24/7, memadukan kecerdasan buatan canggih dengan tampilan holografik 3D yang mencolok. Langkah ini menandakan ambisi Razer untuk memposisikan dirinya di garis depan ruang perangkat keras AI pribadi yang sedang berkembang, menawarkan perangkat yang berjanji untuk membantu pengguna tidak hanya dalam pertempuran virtual tetapi juga dalam kompleksitas kehidupan sehari-hari.
Teknologi Inti di Balik Hologram
Fitur paling mencolok dari Project AVA adalah layar holografik 3D berukuran 5,5 inci, yang ditempatkan dalam selubung berbentuk silinder. Antarmuka visual ini menghidupkan pendamping AI sebagai avatar animasi, memberikan interaksi yang lebih menarik dan personal dibandingkan sekadar obrolan suara atau teks. Di balik layar, perangkat ini didukung oleh AI yang canggih, yang diperagakan di CES menggunakan mesin Grok dari xAI. Yang penting, Razer menekankan bahwa sistem ini bersifat platform-agnostik, artinya pengguna kemungkinan besar dapat menghubungkannya dengan model bahasa besar populer lainnya seperti ChatGPT, menawarkan fleksibilitas dalam kecerdasan dan kepribadian AI yang mendasarinya.
Spesifikasi Kunci Razer Project AVA:
- Layar: Layar holografik 3D 5,5 inci
- Bentuk: Perangkat desktop silinder
- Mesin AI: Platform-agnostik (didemonstrasikan dengan Grok dari xAI, kompatibel dengan lainnya seperti ChatGPT)
- Fitur Inti: Kepribadian AI yang dinamis dan belajar; penglihatan dan pendengaran seperti manusia; operasi 24/7
- Fungsi Utama: Bantuan gaming (saran perlengkapan, tips strategi); Manajemen hidup (penjadwalan, konsultasi tugas, navigasi)
- Bahasa: Dukungan multibahasa (dikonfirmasi: Inggris, Spanyol)
- Jangka Waktu Peluncuran: Tahun kalender 2026
- Harga: Tidak diungkapkan
- Status: Tersedia untuk reservasi
Kepribadian yang Berkembang untuk Bekerja dan Bermain
AI yang bernama AVA ini dirancang dengan kepribadian dinamis yang belajar dan berevolusi berdasarkan interaksi pengguna. Selama demonstrasi, seorang pendamping bernama Kira memamerkan kemampuan sistem ini. Ia melampaui sekadar tanya jawab sederhana, memanfaatkan apa yang digambarkan Razer sebagai penglihatan dan penginderaan audio mirip manusia untuk kesadaran kontekstual penuh terhadap lingkungannya. Hal ini memungkinkannya menganalisis apa yang ada di layar pengguna, baik itu dokumen kerja atau video game, dan memberikan bantuan yang relevan dan sadar konteks.
Aplikasi Praktis: Dari Headshot hingga Jadwal
Aplikasi praktis Project AVA dibagi menjadi dua domain utama: gaming dan manajemen kehidupan. Untuk gamer, ia dapat menganalisis gameplay secara real-time. Dalam sebuah demo, ia memeriksa senjata di layar dan menyarankan loadout optimal untuk game tembak-menembak orang pertama. Ia juga dapat memberikan strategi peta dan umpan balik kinerja untuk berbagai judul game, dari game tembak-menembak hingga game pertarungan seperti Street Fighter 6. Untuk penggunaan sehari-hari, AVA berfungsi sebagai asisten proaktif, mampu mengelola jadwal, berkonsultasi tentang tugas kerja, dan bahkan memberikan navigasi, seperti yang ditunjukkan ketika ia memberikan petunjuk arah ke stan tertentu di lantai pameran CES.
Kemampuan Multibahasa dan Kesan Tangan Pertama
Laporan tangan pertama dari CES 2026 menyoroti responsivitas dan akurasi sistem. Para jurnalis mencatat kemampuannya menangani percakapan multibahasa dengan mulus, beralih antara bahasa Inggris dan Spanyol dengan mudah, yang menunjukkan kedalaman pelatihannya. Sifat responsnya yang hidup dan membantu, bahkan bagi mereka yang skeptis terhadap pendamping AI, menjadi poin penekanan positif dalam kesan awal, menunjukkan bahwa perangkat ini telah melampaui sekadar gimmick menuju wilayah yang benar-benar berguna.
Ketersediaan, Harga, dan Pandangan Masa Depan
Pada saat pengumumannya, Razer belum mengumumkan tanggal rilis atau harga pasti untuk Project AVA. Perusahaan menyatakan bahwa mereka menargetkan peluncuran dalam tahun kalender 2026. Pengguna yang tertarik saat ini dapat memesan unit, dengan pengiriman diperkirakan sekitar waktu peluncuran. Tidak adanya detail harga meninggalkan pertanyaan kunci yang belum terjawab, karena biaya akan menjadi faktor utama dalam menentukan daya tariknya bagi khalayak luas di luar pengguna awal dan penggemar teknologi.
Project AVA mewakili konvergensi yang menarik antara budaya gaming dan utilitas AI praktis. Dengan menempatkan AI yang terus belajar dan menarik secara visual langsung di meja pengguna, Razer bertaruh pada masa depan di mana asisten digital kita lebih dari sekadar suara dari speaker—mereka adalah mitra yang persisten dan interaktif dalam upaya kita baik di dunia virtual maupun nyata. Kesuksesannya akan bergantung pada eksekusi fitur yang dijanjikan, biaya akhir, dan kemampuannya untuk memberikan bantuan yang berarti yang membenarkan tempat permanennya di atas meja.
