Google sedang meluncurkan pembaruan antarmuka yang signifikan untuk aplikasi Messages-nya, yang menargetkan dua masalah pengalaman pengguna yang berbeda. Pembaruan ini memperkenalkan menu konteks dinamis baru yang dirancang untuk memudahkan navigasi obrolan di ponsel berlayar besar, sekaligus menurunkan peringkat fitur AI yang sebelumnya menonjol dan mendapat sambutan kurang antusias dari pengguna. Perubahan ini, yang saat ini masih dalam versi beta, menandakan upaya berkelanjutan Google untuk menyempurnakan aplikasi pesan default-nya berdasarkan pola interaksi dan umpan balik pengguna.
Menu Konteks Baru Bertujuan untuk Penggunaan Satu Tangan yang Lebih Mudah
Perubahan yang paling terlihat bagi penguji beta adalah menu konteks yang didesain ulang, yang muncul ketika pengguna menekan lama sebuah pesan. Berbeda dari tata letak tradisional yang berfokus di bagian atas, tindakan utama seperti Balas, Teruskan, Salin, dan Hapus sekarang berada di panel vertikal kompak yang muncul tepat di bawah pesan yang dipilih. Pergeseran desain ini adalah respons langsung terhadap tantangan ergonomis yang ditimbulkan oleh smartphone berlayar besar modern, mengurangi kebutuhan pengguna untuk merentangkan ibu jari mereka ke sudut atas layar. Pengguna awal di forum seperti Reddit mencatat kemiripannya dengan implementasi yang sudah lama ada di aplikasi pesan lain, seperti Signal, dan sebagian besar memuji perubahan ini karena kepraktisannya.
Fitur AI "Remix" yang Kontroversial Diturunkan Peringkatnya
Secara paralel, Google diam-diam mengubah posisi fitur "Remix" berbasis AI di dalam aplikasi. Diluncurkan akhir tahun lalu dengan branding "Nano Banana" yang menonjol, Remix memungkinkan pengguna menerapkan suntingan yang dihasilkan AI ke gambar langsung dalam obrolan. Namun, survei yang dilakukan oleh Android Authority mengungkapkan ketidakpuasan pengguna yang signifikan, dengan 47% dari lebih dari 1.000 responden menyatakan mereka tidak menyukai fitur tersebut dan ingin menonaktifkannya. Bagian yang lebih besar, lebih dari 36%, mengaku tidak memahami fungsinya. Sebagai tanggapan, Google sekarang memindahkan opsi Remix dari tombol yang mencolok pada gambar layar penuh ke dalam menu konteks standar untuk gambar (dengan menekan lama), sehingga membuatnya kurang mengganggu sambil menjaga fungsionalitas tetap tersedia bagi mereka yang menginginkannya.
Perubahan Pembaruan Google Messages Beta:
-
Menu Konteks Dinamis Baru:
- Lokasi: Tindakan muncul di bawah pesan yang dipilih.
- Tindakan Utama: Balas, Teruskan, Salin, Bintangi, Hapus, Pilih lebih banyak, Info.
- Tujuan: Meningkatkan kegunaan satu tangan di ponsel layar besar.
-
Reposisi Fitur AI "Remix":
- Penempatan Lama: Tombol menonjol pada gambar layar penuh.
- Penempatan Baru: Opsi dalam menu konteks tekan-tahan untuk gambar.
- Alasan: Umpan balik pengguna dari survei Android Authority menunjukkan 47% tidak menyukai fitur tersebut dan ingin menonaktifkannya.
-
Konteks Umpan Balik Pengguna (Dari Survei):
- 47%: Tidak menyukai Remix, ingin menonaktifkannya.
- 36%: Tidak tahu apa yang dilakukan fitur Remix.
- 8.7%: Sangat menyukai Remix dan sering menggunakannya.
- Sisanya: Menyukai Remix tetapi berharap implementasinya lebih baik.
Manajemen Multi-Pesan yang Disempurnakan
Beberapa kebingungan awal muncul di antara penguji beta yang mengira menu baru menghapus kemampuan untuk menghapus beberapa pesan sekaligus. Ini tidak benar. Fungsinya tetap dipertahankan di bawah opsi "Pilih lainnya" dalam panel konteks baru. Pengguna dapat menekan lama sebuah pesan, ketuk "Pilih lainnya", lalu ketuk pesan tambahan untuk menambahkannya ke pilihan batch. Antarmuka dengan jelas menunjukkan jumlah item yang dipilih (misalnya, "X 2"), dan ikon tempat sampah tetap tersedia untuk penghapusan massal, memastikan alur kerja pengguna tingkat lanjut tetap utuh meskipun ada pembaruan visual.
Status Peluncuran dan Cara Mengakses Beta
Per 8 Januari 2026, pembaruan ini tersedia bagi pengguna yang terdaftar dalam program beta Google Messages. Peluncurannya tampaknya semakin meluas, dengan beberapa penguji beta mengonfirmasi perubahan tersebut. Pengguna dapat memeriksa partisipasi mereka dengan mengunjungi daftar Google Messages di Play Store, di mana penguji beta akan melihat "(Beta)" di sebelah nama aplikasi dan pesan konfirmasi. Mereka yang tertarik bergabung dengan beta dapat mencari opsi "Bergabung dengan beta" di daftar yang sama, meskipun kuota terbatas dan mungkin tidak selalu tersedia. Tidak ada garis waktu resmi kapan fitur ini akan diluncurkan ke versi stabil publik dari aplikasi, tetapi kemunculannya yang luas dalam versi beta menunjukkan rilis penuh sudah dekat.
Fokus pada Penyempurnaan Praktis daripada Penambahan yang Mencolok
Secara keseluruhan, pembaruan ini mewakili fase pragmatis dalam evolusi Google Messages. Alih-alih memperkenalkan kemampuan baru yang berani, fokusnya adalah pada penyempurnaan antarmuka pengguna inti untuk ergonomi yang lebih baik dan merespons umpan balik pengguna tentang penempatan fitur secara tegas. Menu konteks baru mengatasi titik nyata untuk penggunaan satu tangan, sementara relokasi fitur Remix menunjukkan kesediaan untuk mengurangi integrasi AI yang agresif ketika mengganggu pengalaman pengguna. Pendekatan ini menunjukkan siklus pengembangan aplikasi yang semakin matang, di mana kegunaan dan sentimen pengguna menjadi pendorong utama perubahan.
