Pada CES 2026, Intel secara resmi meluncurkan platform prosesor mobile generasi berikutnya, dengan kode nama Panther Lake dan bermerek Intel Core Ultra Series 3. Dibangun di atas node proses Intel 18A yang canggih milik perusahaan, chip-chip ini mewakili perubahan besar dalam arsitektur yang bertujuan untuk merebut kembali kepemimpinan dalam performa dan efisiensi di pasar laptop yang kompetitif dan pasar PC genggam yang sedang berkembang. Peluncuran ini menandakan dorongan besar melawan pesaing seperti AMD dan Qualcomm, dengan janji peningkatan substansial dalam grafis, AI, dan daya tahan baterai. Pemesanan awal untuk laptop pertama yang dilengkapi dengan prosesor ini dimulai hari ini, 6 Januari 2026, dengan ketersediaan global ditetapkan pada 27 Januari.
Spesifikasi & Klaim Utama untuk Intel Core Ultra Series 3 (Panther Lake):
- Node Proses: Intel 18A
- Jumlah Inti Maksimum: Hingga 16 inti (Arsitektur Hybrid)
- Grafis Terintegrasi: Intel Arc dengan inti Xe3 (Hingga 12 inti dalam konfigurasi B390)
- Kinerja NPU: 50 TOPS
- Klaim Peningkatan Kinerja: Kinerja multithread hingga 60% lebih baik Kinerja gaming (iGPU) lebih dari 77% lebih cepat
- Klaim Masa Pakai Baterai: Hingga 27 jam
- Teknologi Baru: XeSS 3 dengan multiframe generation
- Contoh Kinerja Gaming: Battlefield 6 pada 147 fps, 1080p, pengaturan "Overkill"
- Peluncuran Pasar: Pre-order mulai 6 Januari 2026; Ketersediaan global 27 Januari 2026.
- Design Wins: Lebih dari 200 desain laptop dari mitra dikonfirmasi.
Era Baru di Intel 18A
Fondasi dari Core Ultra Series 3 adalah proses manufaktur 18A milik Intel, yang dengan bangga disebut perusahaan sebagai "proses semikonduktor paling canggih yang pernah dikembangkan dan diproduksi di Amerika Serikat." Node ini merupakan inti dari strategi Intel untuk mendapatkan kembali pijakannya di industri semikonduktor. Redesain arsitektur berfokus pada memberikan efisiensi daya yang lebih baik dan konsumsi daya keseluruhan yang lebih rendah, yang merupakan metrik kritis untuk laptop tipis-ringan modern dan perangkat yang selalu terhubung. Jim Johnson, Wakil Presiden Senior dan General Manager Intel untuk Client Computing Group, menekankan bahwa platform ini berada di inti upaya perusahaan untuk membangun kembali kepemimpinan, menunjukkan bahwa Panther Lake lebih dari sekadar pembaruan bertahap tetapi merupakan pergeseran fondasional.
Performa dan Spesifikasi Diungkap
Intel memberikan klaim performa konkret untuk chip baru ini, menyoroti peningkatan multi-aspek. Konfigurasi teratas akan menampilkan hingga 16 inti, menggabungkan inti performa dan efisiensi dalam arsitektur hybrid. Perusahaan menjanjikan peningkatan performa multithread hingga 60% lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya, sebuah angka yang, jika terbukti, akan menjadi lompatan besar untuk beban kerja pembuatan konten dan produktivitas. Bagi gamer, grafis terintegrasi mendapat peningkatan besar dengan platform Intel Arc baru yang menampilkan inti Xe3. Intel mengklaim ini memberikan performa gaming lebih dari 77% lebih cepat, dengan konfigurasi andalan 12 inti Xe3—yang diberi merek Intel Arc B390—mampu menjalankan Battlefield 6 pada 147 fps dengan pengaturan 1080p "Overkill", berkat teknologi pembuatan multiframe baru di XeSS 3.
AI dan NPU Menjadi Pusat Perhatian
Mencerminkan fokus industri luas pada kecerdasan buatan, Intel telah meningkatkan secara signifikan Neural Processing Unit (NPU) di dalam Core Ultra Series 3. NPU baru ini memiliki rating 50 TOPS (Tera Operations Per Second), sebuah metrik kunci untuk akselerasi AI di perangkat. Intel menyatakan bahwa kolaborasi mendalamnya dengan mitra perangkat lunak, termasuk Microsoft, akan memberikan keunggulan definitif bagi chip-chip ini untuk aplikasi AI lokal dibandingkan pesaing seperti AMD dan Qualcomm. Meskipun aplikasi andalan spesifik tidak dirinci, NPU yang ditingkatkan ini diposisikan untuk menangani segalanya mulai dari penerjemahan bahasa real-time dan penyaringan konten hingga alat kreatif canggih dan peningkatan konferensi video, semuanya diproses langsung di laptop tanpa memerlukan konektivitas cloud.
Menantang Arena Gaming Genggam
Dalam langkah strategis untuk merebut pasar yang sedang tumbuh, Intel mengumumkan sedang mengembangkan platform gaming PC genggam khusus berdasarkan arsitektur Core Ultra Series 3. Kerangka kerja ini akan diberikan kepada mitra seperti MSI dan Acer untuk membangun perangkat mereka sendiri, secara langsung menantang dominasi AMD saat ini di ruang PC genggam dengan APU Ryzen Z-series-nya. Detail tentang kecepatan clock, rentang daya desain termal (TDP), dan faktor bentuk spesifik untuk inisiatif genggam ini masih langka, dengan Intel berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut nanti di tahun ini. Pengumuman ini mengonfirmasi bahwa Intel melihat segmen gaming portabel sebagai medan pertempuran utama untuk silikon barunya yang efisien dan mampu secara grafis.
Kesiapan Pasar dan Pertanyaan yang Tersisa
Intel mengonfirmasi jadwal peluncuran yang agresif, dengan lebih dari 200 desain laptop dari mitra global sudah dalam proses yang menampilkan chip Series 3. Perangkat konsumen pertama dijadwalkan mulai dikirim minggu ini, dengan peluncuran global resmi pada 27 Januari 2026. Klaim daya tahan baterai juga ambisius, dengan Intel mengklaim hingga 27 jam penggunaan, yang akan menjadi pengubah permainan bagi profesional mobile jika terwujud dalam pengujian dunia nyata. Namun, keynote tersebut meninggalkan beberapa pertanyaan kritis yang belum terjawab. Yang paling signifikan adalah apakah klaim tinggi Intel mengenai peningkatan efisiensi, performa gaming, dan daya tahan baterai akan bertahan di bawah tinjauan independen. Industri akan mengawasi dengan cermat saat perangkat pertama mencapai bangku penguji untuk melihat apakah Panther Lake benar-benar memenuhi janjinya untuk mengatur ulang lanskap persaingan.
