CES 2026 di Las Vegas sekali lagi menjadi panggung bagi masa depan komputasi personal, dengan Lenovo memimpin dalam mendefinisikan ulang faktor bentuk laptop. Berbekal eksperimen bertahun-tahun dengan layar fleksibel, perusahaan ini mengungkap konsep paling ambisiusnya hingga saat ini: sebuah laptop gaming berkinerja tinggi dengan layar yang secara fisik dapat diperluas sesuai permintaan. Inovasi ini berjanji untuk memadukan portabilitas dengan luas layar yang imersif seperti monitor ultrawide desktop, menantang asumsi lama tentang apa yang bisa dilakukan oleh sebuah laptop.
Inovasi Inti: Layar yang Bisa Tumbuh
Inti dari konsep Legion Pro Rollable adalah mekanisme berbasis ketegangan dengan motor ganda yang membentangkan panel OLED fleksibel dari sisinya. Laptop ini menawarkan tiga mode berbeda, mengubah kegunaannya untuk berbagai skenario. Dalam "Mode Fokus" default-nya, ia hadir sebagai laptop konvensional berukuran 16 inci, ideal untuk perjalanan dan penggunaan umum. Dengan menekan sebuah tombol, layar dapat diperluas menjadi "Mode Taktikal" 21,5 inci, dan dapat lebih diregangkan lagi menjadi "Mode Arena" yang cukup besar, yaitu 24 inci. Transformasi fisik ini memungkinkan gamer dan pengguna berat membawa satu perangkat yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan mereka, baik saat bekerja dalam perjalanan maupun menyiapkan sesi gaming intensif di kamar hotel.
Spesifikasi Kunci & Mode Konsep Legion Pro Rollable
| Fitur | Spesifikasi / Detail |
|---|---|
| Inovasi Inti | Layar OLED rollable dengan mekanisme ekspansi samping |
| Mode Tampilan | Focus (16"), Tactical (21.5"), Arena (24") |
| Kasus Penggunaan Target | Esports, gaming, produktivitas saat bepergian |
| Perangkat Keras yang Dilaporkan | CPU Intel Core Ultra X9 (contoh: 388H), GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 5090 |
| Basis Rangka | Legion Pro 7i |
| Tantangan yang Dicatat | Kebisingan mekanis/durabilitas pada prototipe awal (menurut Tom's Hardware) |
| Fitur AI | Penyesuaian pengaturan tampilan dinamis, bantuan kontekstual dalam game |
| Konteks CES | Bagian dari rangkaian konsep rollable Lenovo, termasuk ThinkPad Rollable XD yang dapat mengembang secara vertikal. |
Menggerakkan Piksel: Perangkat Keras Unggulan untuk Layar yang Menuntut
Menggerakkan layar yang begitu luas dan beresolusi tinggi membutuhkan tenaga komputasi yang serius. Lenovo mendasarkan konsep ini pada sasis Legion Pro 7i, menunjukkan bahwa ia dirancang untuk kinerja tingkat atas. Konsep ini dilaporkan dikonfigurasi dengan komponen unggulan, termasuk prosesor Intel Core Ultra seri-X9 (seperti yang baru diumumkan, 388H) dan GPU mobile NVIDIA GeForce RTX 5090. Kombinasi perangkat keras ini penting untuk mempertahankan frame rate tinggi di seluruh area layar yang diperbesar, terutama dalam game AAA yang menuntut dan esports kompetitif, yang disebut Lenovo sebagai target utama untuk perangkat ini.
Pertimbangan Praktis dan Kendala Potensial
Meskipun konsepnya tak terbantahkan mengesankan, tantangan praktis tetap ada. Demonstrasi awal di lantai pamer CES, seperti dilaporkan oleh Tom's Hardware, mengungkapkan bahwa setidaknya satu unit mengeluarkan suara berderit keras selama pengoperasian, menyoroti potensi masalah ketahanan dengan sistem mekanis yang kompleks. Selain itu, rasio aspek yang tidak konvensional, meskipun bagus untuk multitasking dan imersi, mungkin tidak didukung secara native oleh semua game dan aplikasi, berpotensi memerlukan solusi perangkat lunak atau bilah hitam. Biaya akhir dari perangkat yang niche dan kompleks secara mekanis seperti ini juga merupakan tanda tanya yang signifikan, kemungkinan besar memposisikannya sebagai produk premium yang berfokus pada penggemar jika suatu saat mencapai pasar konsumen.
Visi yang Lebih Luas untuk Komputasi Adaptif
Legion Pro Rollable adalah bagian dari ekosistem konsep layar fleksibel yang lebih besar yang dipamerkan Lenovo di CES 2026. Bersama dengannya adalah konsep ThinkPad Rollable XD, yang mengembang secara vertikal, dan perusahaan juga menyoroti komitmennya untuk membawa SteamOS ke handheld Legion Go 2 yang akan datang. Langkah-langkah ini menandakan dorongan strategis menuju perangkat yang sangat mudah beradaptasi dan dapat berubah bentuk. Lenovo bertaruh pada masa depan di mana layar kita tidak statis tetapi dinamis, berubah bentuk untuk menyesuaikan dengan tugas yang sedang dilakukan, didukung oleh asisten AI yang dapat secara otomatis menyesuaikan pengaturan untuk pengalaman yang dioptimalkan.
Kesimpulan: Sekilas Masa Depan yang Fleksibel
Konsep Lenovo Legion Pro Rollable lebih dari sekadar gadget yang novel; ini adalah pernyataan niat. Ini menantang industri untuk berpikir melampaui bentuk clamshell dan mengeksplorasi bagaimana kemampuan beradaptasi fisik dapat meningkatkan pengalaman pengguna. Meskipun jalan dari prototipe di lantai pamer yang berderit dan keras menjadi produk yang andal dan diproduksi massal panjang dan penuh dengan kendala teknik, konsep ini berhasil melukiskan gambaran masa depan yang menarik. Bagi gamer dan profesional yang mendambakan imersi layar besar tanpa mengorbankan portabilitas, layar yang dapat digulung ini mewakili kemungkinan yang menggoda, meskipun masih jauh. CES 2026 akan dikenang sebagai momen di mana laptop gaming ultrawide berhenti menjadi eksperimen pikiran dan menjadi kenyataan yang nyata, meskipun masih dalam tahap awal.
