Fastmail telah meluncurkan fungsionalitas offline yang komprehensif di semua platformnya, menandai pencapaian penting bagi penyedia layanan email ini. Fitur ini memungkinkan pengguna mengakses email, kontak, dan kalender mereka tanpa koneksi internet, mengatasi kesenjangan yang telah lama ada pada layanan email berbasis web.
Pengumuman ini telah menghasilkan antusiasme yang cukup besar di komunitas teknologi, dengan banyak pengguna memandang ini sebagai bagian terakhir yang diperlukan untuk membuat Fastmail benar-benar kompetitif dengan klien email tradisional.
Bagian yang Hilang Akhirnya Tiba
Selama bertahun-tahun, pengguna Fastmail telah menunggu kemampuan offline yang kuat. Respons komunitas menunjukkan bahwa fitur ini mengatasi kelemahan kritis yang mencegah banyak orang untuk sepenuhnya menggunakan layanan ini. Seorang pengguna mengungkapkan kelegaannya dengan sederhana:
fiiiiiiinnallyyyyyyyy yay
Dukungan offline bekerja di aplikasi iOS dan Android , serta browser web. Pengguna dapat membaca email, menulis balasan, mengelola kontak, mengedit acara kalender, dan menyesuaikan sebagian besar pengaturan saat terputus dari internet. Setelah konektivitas internet kembali, semua perubahan akan secara otomatis tersinkronisasi kembali ke server.
Perbandingan Fungsionalitas Offline
Fitur | Online | Offline |
---|---|---|
Baca/Balas email | ✓ | ✓ |
Manajemen kontak | ✓ | ✓ |
Edit kalender | ✓ | ✓ |
Pencarian email dalam lampiran | ✓ | ✗ |
Penanganan pesan yang ditunda | ✓ | ✗ |
Notifikasi kalender | ✓ | ✗ |
Perubahan akun/tagihan | ✓ | ✗ |
Kegunaan Aplikasi Mobile Mendapat Peningkatan
Fitur offline diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman mobile, terutama bagi pengguna yang sebelumnya merasa aplikasinya lambat atau tidak dapat diandalkan di area dengan konektivitas yang buruk. Diskusi komunitas mengungkapkan pendapat yang beragam tentang aplikasi mobile Fastmail , dengan pengguna Android umumnya lebih puas dibandingkan pengguna iOS .
Beberapa pengguna iOS mencatat bahwa meskipun aplikasinya fungsional, namun kurang halus dibandingkan alternatif native seperti Apple Mail atau Gmail . Namun, pengguna Android melaporkan pengalaman yang lebih positif, menggambarkan aplikasinya sebagai yang dirancang dengan baik dan merekomendasikan layanan ini secara keseluruhan.
Persyaratan Pengaturan
- Browser Web: Harus mengaktifkan opsi "Keep me logged in"
- Kompatibilitas Browser: Diperlukan browser modern (browser lama akan menampilkan peringatan kompatibilitas)
- Waktu Sinkronisasi Awal: Beberapa menit hingga lebih lama tergantung ukuran akun dan kecepatan koneksi
- Aplikasi Mobile: Diperlukan operasi foreground untuk sinkronisasi awal karena pembatasan platform
- Caching Konten: Pesan terbaru secara default, tersedia opsi untuk mengunduh semua pesan
Implementasi Teknis dan Keterbatasan
Sistem ini mengunduh konten pesan terbaru secara default, meskipun pengguna dapat memilih untuk menyimpan semua pesan secara lokal. Lampiran hanya disimpan ketika dibuka di perangkat. Proses sinkronisasi awal dapat memakan waktu beberapa menit tergantung pada ukuran akun dan kecepatan koneksi.
Beberapa keterbatasan ada dalam mode offline. Pencarian email tidak akan memeriksa lampiran dan mungkin mengembalikan hasil yang berbeda dari pencarian online. Pesan yang di-snooze tidak akan secara otomatis kembali ke kotak masuk, pengingat kalender tidak akan memicu notifikasi, dan pengguna tidak dapat mengubah pengaturan akun atau informasi penagihan saat offline.
Fitur ini merupakan pencapaian teknis yang besar untuk email berbasis web, menghadirkan fungsionalitas yang dulunya eksklusif untuk klien email tradisional seperti yang digunakan dengan protokol POP3 dan IMAP selama era internet dial-up.
Untuk pengguna browser web, fitur offline memerlukan pengaktifan opsi Keep me logged in dan menggunakan browser modern. Fastmail merekomendasikan untuk mem-bookmark kotak masuk secara langsung daripada mengandalkan mesin pencari untuk mengakses layanan saat offline.
Referensi: Work offline with Fastmail